Musim Panas 2006, Ancelotti Inginkan Ibrahimovic di AC Milan

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2020/03/zlatan-ibrahimovic_a7c978a.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Dua musim memperkuat Juventus, Zlatan Ibrahimovic akhirnya menyeberang ke Inter Milan pada musim panas 2006. Itu terjadi setelah skandal Calciopoli yang mengguncang Italia. Waktu itu, menurut Carlo Ancelotti, Ibrahimovic sebenarnya bisa saja berlabuh di AC Milan.

Ancelotti, yang saat ini melatih Everton di Inggris, mengungkapkan bahwa Milan terlambat bergerak.

“Saya ingat di musim panas Calciopoli waktu itu, kami berusaha mendatangkan Ibrahimovic, oke, oke, oke,” papar Ancelotti, kepada Berita Bola Online.

“Ketika [mantan CEO, Adriano] Galliani akhirnya bisa meyakinkan [mantan Presiden, Silvio] Berlusconi, Zlatan sudah menjalin kesepakatan dengan Inter,” imbuh Ancelotti.

Musim itu, 2006/07, Milan besutan Ancelotti sukses menjuarai Liga Champions. Pilar utamanya kala itu adalah Kaka, yang menjadi top scorer dengan sepuluh gol dalam 12 penampilan.

BACA JUGA : Bruno Fernandes Masih Tidak Habis Pikir dengan Mahar Transfernya

Ibrahimovic sendiri tiga melalui tiga musim di Inter, sebelum dilego ke Barcelona pada 2009. Ibrahimovic akhirnya berlabuh di Milan pada 2010.

Ibrahimovic kemudian memperkuat PSG (2012-2016), Manchester United (2016-2018), dan LA Galaxy (2018-2019), sebelum kembali ke Milan di pertengahan musim 2019/20 ini.

Ancelotti sempat semusim melatih Ibrahimovic, yakni di PSG pada 2012/13. Itu adalah musim terakhir Ancelotti di PSG sebelum pindah ke Real Madrid.