Bicara Soal Alexis Sanchez, Solskjaer Pakai Perumpamaan Sofa Mewah di Ruang Tamu

BERITA BOLA ONLINE – Nasib Alexis Sanchez pun jadi salah satu beban pikiran bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Mau tak mau, Solskjaer harus mengakui bahwa Sanchez masih berstatus sebagai pemain Setan Merah.

Masalahnya, Sanchez jelas tidak punya tempat dalam tim inti MU. Kariernya beberapa tahun terakhir sangat buruk, pindah ke MU justru jadi bencana bagi Sanchez.

Karena itulah MU meminjamkan Sanchez ke Inter Milan pada musim 2019/20. Harapannya hanya satu: supaya Sanchez menemukan permainan terbaiknya dan dengan demikian MU bisa menemukan pembeli.

Sayangnya, Sanchez kembali gagal mencapai permainan terbaiknya bersama Inter. Ada beberapa masalah, salah satunya cedera panjang yang membatasi menit bermainnya.

Solskjaer tidak serta-merta mencoret Sanchez begitu saja. Dia masih mau memberi kesempatan, tapi semuanya tergantung pada masing-masing pemain.

Baginya, yang terpenting sekarang adalah soal mengakhiri musim sebaik mungkin. Dia merasa MU yang sekarang sudah berada di jalur yang tepat menuju level yang lebih baik.

“Tentu saja ada ruang untuk pemain-pemain bagus dan bagi orang-orang baik di lingkungan ini [skuad MU],” buka Solskjaer kepada The Star via Berita Bola Online.

“Kita lihat saja bagaimana posisi kami setelah musim berakhir, sebab kami sungguh merasa skuad yang sekarang ini menarik. Kami merasa kami sudah berada di jalan yang tepat untuk melakukan sesuatu.”

BACA JUGA : Ivan Rakitic Mencari Kejelasan Masa Depannya Di Barcelona

Solskjaer tidak langsung menyinggung nasib Sanchez. Dia menjelaskan perumpamaan sofa mahal di ruang tamu. Semahal dan sebagus apa pun, sofa itu tidak akan berguna jika tidak sesuai dengan perabotan lain di ruang tamu tersebut.

“Semuanya tergantung pada masing-masing pemain, mereka di sini untuk bermain baik. Selalu ada isu pemain datang dan pergi, tapi yang penting adalah soal menyatukan tim ini bersama-sama,” sambung Solskjaer.

“Terkadang ketika Anda mendekorasi ruang tamu Anda, mungkin ada kursi bagus atau sofa bagus, tapi mungkin tidak cocok dengan perabotan lainnya.”

“Bagi kami yang penting adalah memikirkan gelar-gelar mayor, fokus kami adalah menyelesaikan musim ini sebaik mungkin,” tutupnya.