Kesuksesan Liverpool Saat Ini Tak Lepas dari Peran Philippe Coutinho

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2019/12/philippe-coutinho_42e35b5.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Legenda Liverpool Graeme Souness menyebut The Reds menjadi tim yang hebat justru setelah mereka melego Philippe Coutinho ke Barcelona.

Coutinho dibeli oleh Liverpool dari Inter Milan. Saat itu pemain Brasil tersebut bisa dikatakan gagal berkembang di klub Serie A tersebut.

Di Liverpool, Coutinho dipoles oleh Brendan Rodgers jadi pemain top dunia. Ia pun tetap jadi andalan Jurgen Klopp setelah Rodgers hengkang dari Anfield.

Namun demikian, Coutinho tak kuasa menahan godaan Barcelona. Akhirnya setelah tarik ulur berbulan-bulan, Liverpool terpaksa merelakannya pindah dari Anfield ke Camp Nou pada Januari 2018.

Uang penjualan Coutinho sendiri kemudian digunakan untuk membiayai perekrutan Virgil Van Dijk dari Southampton plus Alisson Becker dari AS Roma. Pada akhirnya Van Dijk dan Alisson menjadi sosok penting yang membuat Liverpool tampil lebih solid sementara di Barcelona, Coutinho kesulitan beradaptasi.

Sejak Philippe Coutinho pergi, Liverpool mampu menjadi juara Liga Champions dan UEFA Super Cup. Mereka juga jadi juara dunia dan kini berpeluang besar untuk menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya.

BACA JUGA :Selama Ada Martial, Rashford Yakin MU akan Baik-baik Saja

Menurut Souness, Liverpool menjadi tim yang sukses sekarang ini berkat Coutinho. Sebab kepergiannya justru membuat The Reds bisa mendatangkan pemain yang tepat untuk memperkuat tim.

“Mungkin, untuk penonton yang netral, mereka tim yang lebih baik untuk ditonton beberapa tahun yang lalu,” ujarnya pada Berita Bola Online.

“Tapi ketika mereka menyingkirkan Coutinho dan membawa Van Dijk dan Alisson, saat itulah mereka melakukan lompatan itu,” ujarnya.

“Tiba-tiba mereka adalah tim yang sangat bagus,” sambung Souness.

Saat ini, Liverpool berada di peringkat pertama klasemen sementara Premier League dengan raihan 55 poin dari 19 laga. Mereka unggul 13 poin dari Leicester City yang sudah bermain 20 kali.

Liverpool pun dianggap sudah pasti akan bisa menggenggam gelar juara liga musim 2019-20 ini. Namun Jurgen Klopp menegaskan bahwa The Reds belum dipastikan juara, apalagi karena kompetisi masih separuh jalan.

“Ada jalan panjang untuk kita semua,” seru Klopp.

“Semua orang bertanya seperti apa rasanya di 2019. Tim 2019 saya brilian tapi itu tidak penting, kami menghitung musim, bukan tahun,” tegasnya.

“Musim 2019-20 belum berakhir. Kami setengah jalan di sana. Ada 19 game untuk dimainkan. Itu banyak. Dan mungkin 19 dari mereka akan seperti ini malam ini, karena berbagai alasan,” serunya.

Liverpool akan membuka laga di Premier League tahun 2020 dengan bermain melawan Sheffield United. Pertandingan ini akan dihelat di Anfield, Jumat (03/01/2020) dini hari WIB.