Guardiola Turut Simpatik dengan Permasalahan Granit Xhaka

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2019/11/1_yc6AQMVMoGLvDqIwnKiqaQ.jpeg

BERITA BOLA ONLINE – Permasalahan yang dialami oleh gelandang Arsenal, Granit Xhaka, mengundang simpati dari banyak orang. Salah satunya adalah Josep Guardiola yang sekarang menukangi Manchester City.

Xhaka menarik perhatian publik saat Arsenal bertemu Crystal Palace di ajang Premier League akhir pekan lalu. Momennya terlihat jelas saat sang gelandang ditarik keluar lapangan oleh Unai Emery untuk diganti dengan Bukayo Saka.

Ia keluar dengan sorakan negatif dari para penggemar Arsenal yang memadati Emirates Stadium pada saat itu. Lantaran kesal, Xhaka pun membalas dengan melontarkan perkataan yang tidak pantas sembari melemparkan bajunya ke tanah.

Sikapnya tersebut jelas mengundang amarah publik. Namun ternyata, barulah diketahui bahwa Xhaka sudah tak bisa lagi membendung rasa kesalnya atas perlakuan buruk fans Arsenal di media sosial.

Melalui media sosial Twitter, Xhaka menjelaskan bahwa dirinya diserang fans Arsenal secara verbal. Beberapa perkataan buruk dari fans bahkan menyangkut keluarganya, mulai dari istri hingga anak-anak.

BACA JUGA  : Stefano Pioli Tak Percaya Kalau Milan Se-‘Cemen’ Sekarang

“Orang-orang berkata, ‘kami akan mematahkan kaki anda’, ‘membunuh istri anda’, dan ‘semoga anak anda kena kanker’. Saya mencapai titik terpanas saat merasakan penolakan di stadion pada hari Minggu lalu,” curhat Xhaka.

Permasalahan ini mendapatkan simpati dari Josep Guardiola. Ia dengan tegas menyatakan bahwa sikap yang ditunjukkan Xhaka adalah salah. Namun, biar bagaimanapun juga, Xhaka adalah manusia biasa.

“Kami harus menghormati suporter, terkadang tidak mudah bagi para pemain. Saya bisa memahami Xhaka – emosinya pada saat itu meskipun saya tak tahu secara persis apa yang terjadi di dalam sana,” tutur Guardiola dikutip dari berita bola online.

Guardiola percaya bahwa kualitas Xhaka tidaklah seburuk yang orang-orang katakan di luar sana. Menurutnya, ia memiliki sesuatu yang lantas membuat rekan setimnya memilih dirinya untuk menjadi kapten the Gunners.

“Saya cukup yakin Xhaka benar-benar sudah memberikan segalanya untuk Arsenal sertan rekan setimnya untuk meraih kemenangan,” tambah mantan pelatih Barcelona tersebut.

“Dia adalah kapten karena memiliki sesuatu yang spesial di ruang ganti. Memang terjadi seperti itu, terkadang anda kehilangan kontrol. Saya harap fans bisa memaafkannya, dan Xhaka bisa kembali menunjukkan betapa luar biasanya dia sebagai pemain,” tandasnya.

Emery sendiri sudah memastikan bahwa Xhaka bakalan absen dalam laga kontra Wolverhampton di ajang Premier League akhir pekan ini. Pelatih asal Spanyol itu berkata bahwa Xhaka masih butuh waktu untuk memulihkan diri dari kejadian tersebut.