Juan Mata Jelaskan Pentingnya Paul Pogba untuk Manchester United

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2019/07/mata-1-1068x623.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Juan Mata berharap Paul Pogba mau bertahan di Manchester United meski dikejar beberapa klub kuat Eropa. Dia yakin Pogba sangat penting bagi perkembangan MU.

Spekulasi perihal masa depan Pogba ini terus menguat dalam dua pekan terakhir. Pogba sudah mengutarakan hasratnya meninggalkan klub, Juventus dan Real Madrid jadi dua peminat utama.

Biar begitu, MU bersikeras mempertahankan Pogba. Setan Merah sengaja memasang harga tinggi, 150 juta euro, untuk mengusir klub-klub yang tertarik membeli Pogba.

BACA JUGA : Demi Juventus, Icardi Gagalkan Rencana Inter Rekrut Aubameyang

Tak hanya itu, Ole Gunnar Solskjaer sudah menegaskan bakal mempertahankan Pogba dengan memenuhi keinginan gelandang Prancis itu. Pogba ingin tantangan baru, Solskjaer siap memberikan banyak tantangan.

“Kita semua mengenal Paul dan dia adalah gelandang fantastis, dia juga pria yang sangat baik, sangat positif, memberikan dampak positif bagi semua orang,” kata Juan Mata dikutip dari Irish Examiner.

“Saya kira dia bahagia, dia menyatukan semua pemain. Namun, saya tidak bisa berbicara untuk keputusan orang lain. Saya tidak bisa berkomentar demi diri saya, demi masa kini, dan demi masa depan saya di klub.”

“Jelas, sebagai rekan setim, juga sebagai teman, saya berharap dia bertahan dan bahagia, sebab dia pemain yang sangat bagus untuk kami, tetapi saya tidak bisa berkata lebih,” imbuh Mata.

Real Madrid boleh tertarik, MU bisa mati-matian mempertahankan Pogba. Bagaimanapun, keputusan ada di tangan Pogba. Di era sepak bola yang sekarang, pemain punya kekuatan untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Pogba bisa memanfaatkan media untuk menekan MU. Sejarah mencatat bahwa Madrid seringkali mendapatkan pemain yang mereka inginkan, sesulit apa pun itu.

Tak hanya itu, Madrid pun harus menyodorkan tawaran konkret yang mungkin sulit ditolak MU. 150 juta euro sebenarnya tidak sulit untuk Madrid, tetapi mereka harus menjual beberapa pemain terlebih dahulu untuk menghindari pelanggaran FFP.