Ranieri: Cepat atau Lambat, MU Bakal Kalah Juga

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2019/02/maxresdefault-1.jpg

BERITA BOLA ONLINE – 10 pertandingan terakhir di semua kompetis telah dilalui Manchester United tanpa mengalami kekalahan sama sekali. Pelatih Fulham, Claudio Ranieri, punya niatan besar untuk menghentikan catatan positif tersebut akhir pekan nanti.

Manchester United akan berjumpa dengan Fulham dalam laga pekan ke-26 Premier League yang berlangsung hari Sabtu (9/2) malam nanti. Dalam edisi kali ini, The Cottagers akan bermain dengan status tuan rumah.

Dengan melihat performa MU belakangan ini, maka wajar jika Fulham diyakini bakal kesulitan untuk meraih kemenangan walau bermain di hadapan pendukung setianya. Apalagi, mereka baru menelan hasil buruk kala bertandang ke markas Crystal Palace akhir pekan lalu.

Meski begitu, Ranieri seperti tak terima jika timnya tak diunggulkan dalam laga kali ini. Ia berkata bahwa rekor kemenangan The Red Devils bisa terhenti dan harapannya, itu bisa terjadi saat mereka berhadapan dengan Fulham nanti.

“Kami harus bersikap positif dan berjuang. Bila kami tak berjuang dan kalah, anda kalah sebelum bermain. Itu bukan tragedi, itu adalah sepak bola. Kami terbiasa berjuang. Bila lawan lebih baik, kerja yang bagus untuk mereka,” tutur Ranieri seperti yang dikutip dari berita bola online.

BACA JUGA : Bersama Milan, Paqueta Disebut Bisa Lebih Komplit Lagi

“Saya ingin pemain saya berjuang hingga akhir. Fans saya akan senang melihat para pemain berjuang di setiap bolanya. Cepat atau lambat, mereka [MU] bakal kalah. Kenapa tidak saat melawan kami,” lanjutnya.

Performa apik Manchester United tidak lepas dari jasa sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, yang didatangkan sebagai pengganti Jose Mourinho pada bulan Desember 2018 lalu. Menanggapi hal tersebut, Ranieri mengatakan bahwa Solskjaer pantas mendapat pujian.

“Dia pantas untuk itu pada saat ini. Dia menunjukkan para pemain bersama dirinya. Manchester telah mengubah mentalitasnya. Kenapa tidak?” tambahnya.

“Hasil telah menunjukkan. Semua kemenangan dan satu hasil imbang, para pemain telah mengubah isi kepalanya, lebih terlibat, dan mereka berjuang bersama,” tandasnya.

Beberapa pemain diklaim telah menemukan performa terbaiknya sejak Ole Gunnar Solskjaer menduduki kursi kepelatihan di Old Trafford. Paul Pogba, Anthony Martial, hingga Marcus Rashford adalah pemain yang tampil jauh lebih apik selepas era Jose Mourinho berakhir.