Lawrenson Sebut Laga Leg Kedua Lawan Bayern Cocok Bagi Liverpool

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2019/02/zcxmlozbd4a59sd3hx2q.jpg

BERITA BOLA ONLINE –  Mark Lawrenson menilai hasil imbang 0-0 lawan Bayern Munchen bukan hasil yang buruk bagi Liverpool dan menyebut laga di Allianz Arena nanti akan cocok bagi The Reds yang kerap mengandalkan serangan balik.

Kedua tim tampil tanpa sejumlah pemain intinya. Liverpool tak diperkuat oleh Virgil Van Dijk maupun Joe Gomez. Sementara itu Bayern tak diperkuat oleh Arjen Robben, Jerome Boateng, hingga Thomas Muller.

Meski demikian, Liverpool tampil cukup bagus khususnya di lini belakang. Di sisi lain lini serang mereka tampil kurang maksimal dan membuang setidaknya dua peluang emas.

Sementara itu Bayern juga tampil apik dalam bertahan. Namun di sisi lain lini serang mereka minim sekali menciptakan peluang berbahaya. Pertandingan itu pun berakhir dengan skor 0-0.

Dengan hasil itu, Liverpool kini hanya perlu menang 1-0, atau imbang 1-1, 2-2 dan seterusnya. Jika hanya 0-0 saja, maka pemenang ditentukan via adu penalti.

BACA JUGA : Dybala Sadar Akan Bahaya yang Bisa Diciptakan Atletico

Lawrenson menyebut itu bukan hasil yang buruk bagi Liverpool. Sebab ada kemungkinan Bayern akan bermain lebih menyerang di leg kedua dan itu bisa menjadi santapan empuk bagi Mohamed Salah cs.

“Bayern masih tim yang bagus dan mereka sangat terorganisir dan pintar. Mereka jelas telah melakukan pekerjaan rumah mereka dan membuat sangat sedikit kesalahan di Anfield, dan di belakang mereka membaca permainan dengan sangat baik,” tulis Lawrenson di kolomnya untuk berita bola online.

“Tetapi mereka tidak pernah benar-benar tampak seperti mendapatkan gol tandang, yang berarti ada peluang bagus mereka harus memenangkan laga kedua pada 13 Maret agar bisa lolos. Jika mereka menyerang, kapan saja, mereka harus waspada terhadap ancaman serangan balik Liverpool,” cetusnya.

“Itu berarti babak itu dibiarkan seimbang sempurna. Saya yakin Bayern akan percaya skenario itu cocok untuk mereka, tetapi saya akan yakin tim Klopp bisa pergi ke sana dan mencetak gol, yang merupakan alasan lain mengapa hasil imbang 0-0 bukan hasil terburuk dalam dunia,” serunya.

Usai pertandingan, pelatih Bayern yakni Niko Kovac sedikit menyesal karena mereka merasa seharusnya bisa tampil lebih baik di segi ofensif. Selain itu ia mengatakan timnya harusnya juga bisa mencuri setidaknya satu gol tandang.

“Jika melihat level kompetisi ini, kami telah menampilkan permainan defensif yang fantastis. Namun kami seharusnya bisa lebih tajam dalam beberapa situasi,” kata pelatih Bayern Niko Kovac, seperti dikutip UEFA.com.

“Kami tahu kami takkan memiliki 80% penguasaan bola di sini, tapi kami seharusnya bisa lebih baik di area pertahanan lawan.”