Ejek Lovren, Kovacic: Liverpool Tak Bakal Juara dengan Dia!

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2018/11/960.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Berasal dari negara yang sama tidak membuat Mateo Kovacic bisa menahan candaan untuk rekan setimnya di timnas Kroasia, Dejan Lovren. Ia berkata bahwa Liverpool tidak akan bisa juara selama Lovren masih ada di sana.

Musim Liverpool kali ini berjalan dengan baik, dan masih belum terkalahkan hingga pekan ke-12 Premier League. Kini, di klasemen sementara, skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut sedang menempati posisi dua dengan koleksi 30 poin.

Performanya itu membuat publik cukup yakin untuk memasang The Reds sebagai unggulan juara musim ini. Walaupun dua pesaing lainnya, Manchester City dan Chelsea, juga belum merasakan kekalahan dalam catatan pertandingan yang sama.

Penampilan apik Liverpool jelas tak bisa lepas dari kontribusi Lovren di jantung pertahanan. Dalam tiga laga sejak dirinya kembali dari cedera, The Reds sukses mencatatkan dua clean-sheet dan hanya kebobolan satu gol saja.

Walau demikian, Lovren tetap tak bisa lepas dari candaan Kovacic yang merupakan rekan baiknya saat masih di Dinamo Zagreb dulu. Ia melontarkan ejekan dengan menyebut Liverpool takkan juara selama Lovren masih ada di dalam skuat.

BACA JUGA : Demi Timnas, Gelandang Juventus Pantang Liburan

“Liverpool tidak akan menjadi juara di Inggris. Kenapa? Karena mereka punya Dejan Lovren!” ujar Kovacic kepada media Kroasia, 24 Sata.

Ejekan tersebut bisa dimaklumi, sebab Kovacic saat ini berstatus sebagai pemain pinjaman di rival Liverpool, yakni Chelsea. Ia direkrut dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas lalu, beberapa saat setelah Thibaut Courtois memilih hengkang ke Los Merengues.

Dengan komposisi lini tengah yang mentereng, Kovacic tidak mendapatkan tempat di Real Madrid. Nasibnya pun membaik setelah dirinya diberi kesempatan untuk menjadi starter dalam tujuh laga Premier League oleh sang pelatih, Maurizio Sarri, di musim ini.

Hanya saja, posisinya saat ini tengah tak aman. Bukan karena performanya buruk, melainkan disebabkan oleh penampilan dua gelandang lainnya, Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek, yang sedang apik dalam beberapa pertandingan terakhir.