Ballon d’Or, Giroud: Pemain Prancis Atau Modric

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2018/09/Olivier-Giroud-696x392.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Penyerang timnas Prancis, Olivier Giroud, mengaku tidak begitu tertarik dengan penghargaan pemain terbaik FIFA 2018. Bagi Giroud, ada penghargaan lain yang lebih penting yakni Ballon d’Or 2018.

FIFA baru saja merilis daftar tiga finalis pemain terbaik tahun 2018. Daftar tersebut menuai kontroversi karena tidak mencantumkan nama pemain timnas Prancis, yang jadi juara Piala Dunia 2018, dan juga nama Lionel Messi.

FIFA menetapkan tiga nama yang masuk finalis yakni Cristiano Ronaldo [Real Madrid/Juventus], Mohamed Salah [Liverpool] dan Luka Modric [Real Madrid]. Ketiganya menyisihkan kandidat potensial lain seperti Antoine Griezmann dan Raphael Varane.

Giroud tak merasa gelar pemain terbaik FIFA sebagai yang penting. Penyerang yang bermain untuk Chelsea mengaku lebih tertarik dengan Ballon d’Or yang lebih bergengsi. Dan, Giroud pun sudah punya pilihan andai bisa memilih.

BACA JUGA : Mourinho: MU Harusnya Menang Lebih Besar Atas Burnley

Seandainya bisa memilih peraih Ballon d’Or, maka Giroud bakal memilih antara Modric atau pemain timnas Prancis. Tapi dia merahasiakan siapa yang akan dia pilih. Sementara, soal pemain terbaik FIFA 2018, dia kaget tidak ada pemain Prancis di sana.

“Pasti pemain asal Prancis atau Modric yang layak meraih Ballon d’Or tahun 2018. Jika saya bisa memilih, saya tahu patner saya yang mana yang harus saya pilih. Tapi, saya tidak akan bicara ada Anda,” kata Giroud.

“Sangat mengejutkan tidak ada pemain Prancis di sana [Pemain Terbaik FIFA 2018]. Tapi, jujur saja, saya tidak merasa gelar itu penting. Saya hanya tertarik dengan Ballon d’Or,” sambung Giroud.

Selanjutnya, Giroud mengungkapkan jika dirinya begitu kagum dengan bakat besar yang dimiliki oleh Kylian Mbappe. Giroud merasa jika Mbappe adalah pemain langka. Dia bisa jadi bakal melegenda seperti halnya Thierry Henry.

“Dia membuat orang kagum dengan bakat dan kedewasaannya. Banyak yang bertanya akan sampai di mana dia kelak. Pada usia yang sama, saya tidak melihat ada bocah sekuat dia. Kami belum pernah melihat yang sepertinya, sejak era Henry,” tutup eks Arsenal.