Martial Akhirnya Buka Suara Setelah Dikritik Mourinho

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2018/08/images.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Penyerang muda Manchester United Anthony Martial menegaskan bahwa baginya keluarga adalah yang nomor satu dan ia akan segera kembali gabung dengan skuat Setan Merah.

Martial sebelumnya sempat ikut tur ke Amerika Serikat. Akan tetapi ia kemudian meninggalkan kamp latihan United.

Ia balik ke tanah airnya yakni Prancis. Ternyata, ia meminta izin absen latihan karena harus menemani partnernya yang melahirkan anak keduanya.

Martial sendiri memang mendapat izin dari pihak klub. Jose Mourinho juga tentu tak bisa menahan kepergiannya itu.

Namun kemudian ia mengeluhkan absennya Martial. Sebab skuatnya kekurangan amunisi saat harus bermain di sejumlah laga uji coba di Amerika.

BACA JUGA : Tiba di Turin, Ronaldo Siap Mulai Berlatih di Juventus

“Anthony Martial memiliki bayi dan setelah bayinya lahir – bayi yang cantik, sangat sehat, terima kasih Tuhan – ia seharusnya ada di sini dan ia malah tidak ada di sini. Jadi kita punya Alexis [Sanchez] dan [Juan] Mata yang bermain setiap menit dari setiap pertandingan dan sekarang kami memiliki jadwal lawan Real Madrid dan setelah itu Bayern Munich dan itulah start kami,” tandasnya usai pertandingan lawan Liverpool.

Kemudian muncul kabar miring terkait kedisiplinan pemain berusia 22 tahun itu. Ia disebut tak rutin berlatih selama di Prancis.

Alhasil, kondisi kebugarannya pun menurun. Dari situ, manajemen MU disebut tak hepi.

Mereka pun memutuskan akan menjatuhkan denda kepada Martial. Dendanya sebesar 180 ribu pounds alias setara dengan gaji dua pekan sang winger di Old Trafford.

martial pun akhirnya angkat bicara. Melalui akun Twitternya, ia mengungkapkan bahwa kondisi anak dan sang ibu baik-baik saja.

Ia juga menegaskan bahwa ia harus pulang karena baginya, keluarga adalah prioritas nomor satu. Ia juga menginfomasikan dirinya bakal segera balik ke skuat United.

Terima kasih atas semua postingan Anda. Angsa kecil saya baik-baik saja, untuk ibu situasinya lebih sulit tetapi berkat Tuhan ia dalam kondisi lebih baik sekarang. Maaf, tapi keluarga saya akan selalu yang pertama. Kembali besok ke Manchester.”