Kolarov, Mihajlovic dan Tendangan Bebas di Piala Dunia

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2018/06/SerbiavGeorgiaFIFA2018WorldCupQualifier-IuGVCS4w7Sx.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 di Rusia masih belum memainkan seluruh pertandingannya. Namun, sejauh ini telah tercipta beberapa gol indah, dimana tiga di antaranya lewat sebuah eksekusi tendangan bebas.

Aleksandar Kolarov menjadi nama terakhir yang sukses mencetak gol indah dari eksekusi tendangan bebas. Kolarov melakukan saat mengantar Serbia menang dengan skor 1-0 atas Kosta Rika, Minggu (17/6) malam. Ia pun jadi man of the match di laga tersebut versi FIFA.

Bagi Kolarov, sejatinya dia memang spesialis pengambil tendangan bebas. Tugas yang sama juga dia ambil di level klub, baik ketika membela AS Roma maupun di klub sebelumnya yakni Manchester City. Kolarov pun sohor dengan tendangan bebas saat masih di Lazio.

Tapi, gol tendangan bebas yang diukir ke gawang Kosta Rika bakal dia kenang sepanjang hayat. Sebab, itu adalah gol pertama Kolarov di ajang Piala Dunia 2018.

Bicara tentang bek dengan kemampuan tendangan bebas yang memukau, tentu saja tidak afdol jika tidak membicarakan sosok Roberto Carlos dari Brasil. Tapi, ada soal Kolarov, ada yang lebih dekat dengannya dibanding Roberto Carlos.
Ya, Kolarov tidak berlebihan jika disebut sebagai penerus Sinisa Milajlovic. Pemain yang pernah membela Lazio dan Inter Milan.

Saat masih aktif bermain, Mihajlovic membela timnas Yogoslavia, yang kini salah satu pecahannya menjadi Serbia. Miha dikenal punya kemampuan tendangan bebas yang bukan hanya keras, tapi akurat. Gol pun kerap dia ciptakan.

Sebelum Kolarov, pemain asal Yugoslavia atau Serbia yang terakhir kali mampu mencetak gol dari tendangan bebas di Piala Dunia adalah Miha. Itu terjadi pada ajang Piala Dunia 1998, saat Miha membobol gawang Iran, ya lewat tendangan bebas.

 Kolarov bukan pemain pertama yang sukses mencetak gol dari tendangan bebas di Piala Dunia 2018, pada fase penyisihan grup. Pemain 32 tahun adalah pencetak gol tendangan bebas ketiga.
BACA JUGA : Roma Tikung Transfer Leno ke Arsenal?
Sosok pertama yang mencetak gol lewat free kick adalah bintang tuan rumah Aleksandr Golovin. Pemain berusia 22 tahun membobol gawang Arab Saudi pada laga pembuka. Golovin pun membawa Rusia menang dengan skor 5-0 atas Arab Saudi.

Selanjutnya, ada sosok Cristiano Ronaldo yang mencetak gol ke gawang Spanyol. Tendangan bebas Ronaldo membuat David De Gea tak berkutik dan membawa Portugal bermain imbang 3-3 atas La Roja. Ronaldo hattrick di laga ini.

Pada tahun 2014 lalu, hanya ada empat gol dari tendangan bebas yang terjadi pada semua pertandingan di Piala Dunia.

Kolarov bukan pemain pertama yang sukses mencetak gol dari tendangan bebas di Piala Dunia 2018, pada fase penyisihan grup. Pemain 32 tahun adalah pencetak gol tendangan bebas ketiga.

Sosok pertama yang mencetak gol lewat free kick adalah bintang tuan rumah Aleksandr Golovin. Pemain berusia 22 tahun membobol gawang Arab Saudi pada laga pembuka. Golovin pun membawa Rusia menang dengan skor 5-0 atas Arab Saudi.

Selanjutnya, ada sosok Cristiano Ronaldo yang mencetak gol ke gawang Spanyol. Tendangan bebas Ronaldo membuat David De Gea tak berkutik dan membawa Portugal bermain imbang 3-3 atas La Roja. Ronaldo hattrick di laga ini.

Pada tahun 2014 lalu, hanya ada empat gol dari tendangan bebas yang terjadi pada semua pertandingan di Piala Dunia.

Kolarov adalah tipikal bek yang modern. Hal tersebut sudah dia tunjukkan saat bermain untuk Lazio dan kemudian membuatnya direkrut oleh Manchester City. Selain tendangan bebas, Kolarov juga kerap mencetak gol dari open play.

Musim 2017/18 lalu, Kolarov mencetak empat gol untuk Roma. Termasuk satu gol ke gawang Chelsea di pentas Liga Champions.

Tidak hanya di level klub, Kolarov juga aktif mencetak gol untuk Serbia. Terhitung sejak tahun 2012, seperti dicatat Squawka, Kolarov tidak pernah absen mencetak gol untuk Serbia untuk setiap tahun kalender di laga kompetitif.

Sejak tahun 2012, eks pemain OFK Boegard ini telah mencetak 11 gol untuk Serbia. Tahun 2013 adalah tahun paling produktifnya dengan mencetak tiga gol dalam satu tahun. Mampukah Kolarov mematahkan torehan tersebut pada tahun 2018?