Sejarah Baru di Liga Champions Asia, Ada Perempuan Pelatih

http://nedverpraag.com/wp-content/uploads/2017/02/medium_6c5ea09a8bcc2b3197428a55164e5ac3.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Chan Yuen-ting menjadi perempuan pelatih pertama yang menangani tim sepak bola pria pada kompetisi level kontinental.

Hal itu dipastikan setelah klub asuhan Chan, Eastern SC asal Hong Kong, melawan Guangzhou Evergrande pada partai fase grup Liga Champions Asia di Stadion Tanhe, Rabu (22/2/2017).

Sayang buat Chan, momen pentingnya ternoda karena Eastern kalah 0-7 dari tim asuhan Luiz Felipe Scolari, pelatih yang pernah membawa Brasil jadi juara dunia.

Kekalahan Eastern juga diwarnai kartu merah untuk Tsz-Ho Wong pada menit kedua dan Chi-Chung Wong pada menit ke-34.

Eastern lolos ke kompetisi kasta teratas antarklub Asia itu setelah menjuarai Hong Kong Premier League 2015-2016.

BACA JUGA :Bukan soal Statistik, Hazard Ingin Nikmati Permainan dan Bawa Chelsea Menang
Musim lalu, Eastern memenangi persaingan Kitchee SC dengan selisih satu poin di klasemen akhir.

Gelar juara Eastern juga melahirkan rekor baru buat Chan. Sosok asal China itu merupakan perempuan pelatih pertama yang menjuarai kompetisi profesional pria.

Karier Chan dimulai sejak dirinya menjadi analis data untuk Hong Kong Pegasus. Dia turut menangani tim junior dan meraih tiga gelar.

Baru pada Juli 2015, perempuan berusia 28 tahun itu pindah ke Eastern sebagai asisten pelatih. Hanya enam bulan berselang, dia diangkat menjadi pelatih kepala.

“Kami tak pernah menduga apa yang terjadi pada Chan ketika menunjuknya sebagai pelatih kepala pada pertengahan musim lalu,” ujar Peter Leunh Shou-chi, petinggi klub asal Hong Kong itu.

Chan masuk menggantikan Yeung Ching-kwong yang mengundurkan diri. Panik karena harus secepatnya mencari pengganti, manajemen lantas mempromosikan Chan dari jabatan asisten pelatih menjadi pelatih kepala karena dianggap telah mengenal seluk belum tim.